Mengenal Kafe Jamban yang Sajikan Dalam Wadah Berbentuk Kloset

Thursday, June 30th 2016. | Business

Hari ini saya dapat pengalaman unik ketika melewati sebuah perkampungan. Dimana tepat di depan rumah sahabat saya yang bernama Vincent Setiadi ada sekolompok ibu-ibu rumpi yang sedang asik ngobrol. Entah karena mengapa dalam perjalanan melewati ibu-ibu yang sedang asyik ngerumpi sambil membeli sayur tersebut saya terdengar 2 kata yang sampai saat ini membuat saya penasaran dan ingin mengetahuinya. Dua kata tersebut adalah Kafe Jamban.

kafe-jamban-1-640x409Ketika mendengar Kafe Jamban mungkin fikiran saya dengan fikiran anda pasti sama, yakni pasti jorok dan mana ada yang mau makan di tempat tersebut kalau memang benar adalah kafe. Lalu, apakah Kafe Jamban itu sebenarnya?

Mengenal Kafe Jamban

kafe-jambanSesampainya di rumah saya pun langsung menyalakan peralatan tempur saya untuk mengetahui apa itu Kafe Jamban. Setelah melalui berbagai perjuangan lelet yang mendera, akhirnya saya pun menemukan apa itu Kafe Jamban sebenarnya. Ternyata berita mengenai Kafe Jamban itu sendiri cukup viral di sosial media karena foto-fotonya. Dimana dalam foto-foto yang tersebar tersebut memperlihatkan berbagai menu makanan yang pada dasarnya lezat namun terlihat menjijikkan karena diletakkan di sebuah wadah yang bentuknya sangat mirip dengan kloset jongkok (Mudah-mudahan anda tahu fungsi kloset jongkok itu sendiri).

Ternyata Kafe Jamban itu sendiri bukanlah sebuah hayalan atau sekedar editan belaka. Ternyata, Kafe Jamban sendiri menurut informasi yang saa himpun berada di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kafe ini sendiri dirintis oleh seorang dokter bernama dr. Budi Laksono. Awal mula terkenalnya Kafe Jamban ini sendiri adalah ketika acara talk show Kick Andi menampilkanya di akun Fanspage mereka.

Kemudian apa yang mendasari seorang dr. Budi Laksono mendirikan Kafe Jamban tersebut? Ternyata dr. Budi Laksono merupakan salah seorang yang mendirikan Yayasan Wahana Bakti Sejahtera. Dimana yayasan tersebut selalu aktif dalam memperkenalkan dan mengkampanyekan mengenai ‘WC 4 All Family’ yang berarti Jamban untuk semua keluarga.

Karena memang sudah viral di sosial media tentunya banyak pro kontra yang terjadi. Dimana meski tujuan kampanye pada dasarnya baik, akan tetapi banyak juga netizen yang memprotes ide tersebut. Pasalnya menurut mereka apa yang dilakukan oleh dr. Budi Laksono tersebut merupakan bisa membuat selera makan menjadi berkurang. So, akhirnya apakah anda setuju dengan konsep Kafe Jamban? Atau tidak setuju?

Demikian pengalaman lewat depan rumah teman saya Vincent Setiadi yang membuat saya mendapatkan inspirasi untuk menemukan hal baru di hari ini. Semoga bermanfaat ya sob.

tags: ,